Pendaftaran Mahasiswa Baru Program Pascasarjana UAD Semester Gasal 2018/2019

Bismillahirahmanirrahim Telah Dibuka Pendaftaran untuk Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan. Pendaftaran Mahasiswa Baru Program Pascasarjana UAD Semester Gasal 2018/2019 dengan jadwal seperti dibawah ini :
Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru Program Pascasarjana UAD Semester Gasal 2018/2019 TAHAP 1
1. S2 Psikologi Profesi Pendaftaran 04 April – 30 April 2018.
2. S2 Psikologi Sains Pendaftaran 04 April – 04 Mei 2018.
3. S2 Farmasi Pendaftaran 04 April – 04 Mei 2018.
4. S2 Manajemen (MM) Pendaftaran 04 April – 04 Mei 2018.
5. S2 Pend.Bahasa Inggris Pendaftaran 04 Apri – 04 Mei 2018.
6. S2 Pend.Fisika Pendaftaran 04 April – 04 Mei 2018.Pendaftaran Mahasiswa Baru Program Pascasarjana UAD Semester Gasal 2018/2019
7. S2 Teknik Informatika Pendaftaran 04 April – 04 Mei 2018.
8. S2 Manajemen Pend. Pendaftaran 04 April – 04 Mei 2018.
9. S2 Pend.Matematika Pendaftaran 04 April – 04 Mei 2018.
10. S2.Pend. Vokasi Pendaftaran 04 April – 04 Mei 2018.
11. S2 Pend. Agama Islam Pendaftaran 04 April – 04 Mei 2018.

untuk Program Magister Pendidikan Matematika, bisa di lihat disini.

Pelatihan Jurnalistik

Pelatihan & Lomba Jurnalistik Magister Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan: Meningkatkan Kecakapan Menulis Mahasiswa

Mahasiswa program studi magister pendidikan matematika (MPMat) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang terdiri atas 4 angkatan mengikuti pelatihan & lomba jurnalistik pada hari Minggu, 11 Maret 2018 di Kampus 2 UAD, Jalan Pramuka No 42 Pandeyan. Pelatihan ini menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang jurnalistik, Jayadi Kasto Kastari selaku Redaktor Utama Kedaulatan Rakyat. Pelatihan ini di awali dengan pemberian sambutan oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) MPMat, Dr. Suparman, M.Si., DEA dan dilanjutkan dengan penyampaian materi utama oleh narasumber.

Pelatihan ini dilaksanakan dengan latar belakang bahwa mahasiswa sering melakukan kesalahan dalam penulisan artikel ilmiah dan kurangnya kemampuan literasi informasi mahasiswa. “Masih banyak mahasiswa yang menulis artikel ilmiah seperti membuat kliping, perbedaannya terletak pada pembuatan artikel dalam bentuk tulisan sedangkan kliping dalam bentuk gambar” ujar Suparman. Ia menambahkan seiring dengan literasi informasi yang marak, maka mahasiswa MPMat harus menyadari bahwa diperlukannya kemampuan jurnalistik.

Telaah Kaprodi MPMat terhadap kecakapan menulis mahasiswa menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam menulis artikel ilmiah masih rendah. Hal ini terlihat pada artikel mahasiswa yang mengandung banyak kutipan langsung. Pelatihan ini penting untuk membantu pembuatan tugas akhir mahasiswa, yaitu tesis. Tesis tidak hanya terdiri dari kalimat langsung, tetapi juga kalimat tidak langsung. Keahlian mahasiswa dalam membuat kalimat tidak langsung masih rendah, sehingga diperlukan keahlian jurnalistik bagi mahasiswa.

Jayadi dalam pelatihan ini menjelaskan beberapa hal penting dalam penulisan berita atau artikel. Peristiwa yang tepat untuk ditulis adalah peristiwa yang menarik dan penting bagi pembaca. Dalam penulisan, pemilihan diksi yang baik dan tepat harus diperhatikan. Setiap kalimat yang disusun harus mengandung 5W/1H.

Usai pemberian materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Salah satu mahasiswa menyampaikan pertanyaan mengenai cara mengutip kalimat tidak langsung. Jayadi menjelaskan bahwa kalimat tidak langsung dapat dituliskan dari kalimat langsung menjadi narasi dan tidak boleh ditambah-tambahkan atau menambahkan opini.

Terdapat beberapa harapan yang disampaikan oleh Kaprodi MPMat UAD pada saat sambutan. Dari beberapa kutipan, diharapkan mahasiswa dapat membuat argumentasi sendiri. Hasil pembahasan dalam artikel yang berupa grafik maupun tabel, diharapkan dapat diubah menjadi narasi yang baik. Selain itu, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan ide-ide menjadi suatu paragrap panjang yang tidak hanya memuat satu kalimat.(/Desy Yusnia)

Pelatihan Literasi Untuk Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika UAD

YOGYAKARTA Di era kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat seperti sekarang ini banyak sekali informasi yang bisa kita dapatkan dengan mudah melalui internet. Berbagai jenis layanan yang ada diantaranya adalah layanan akademik yang sebelumnya diberikan secara off-line, sekarang sebagian besar telah dilayani secara online, oleh karena itu sebagai insan akademis mahasiswa dituntut memiliki kemampuan literasi informasi yang baik agar bisa mendapatkan informasi secara cepat dan tepat.Menyadari akan pentingnya kemampuan literasi informasi yang dimiliki oleh para mahasiswa maka Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Program Pascasarjana Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerjasama dengan perpustakaan UAD mengadakan Pelatihan Literasi Informasi Dasar yang dilaksanakan pada Hari Sabtu tanggal 10 Maret 2018 di Ruang 2.B.1.103 Kampus 2 UAD unit B  diikuti oleh 22  mahasiswa Program Pascasarjana Pendidikan Matematika UAD. Pelatihan disampaikan oleh Gretha Prestisia RK,M. IP dan Ana Pujiastuti, SIP.

Pelatihan yang digagas oleh HMPS Pendidikan Matematika ini diselenggarakan secara gratis dan diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa Program Pascasarjana Pendidikan Matematika UAD. Melalui pelatihan ini mahasiswa diberikan pembekalan agar lebih melek teknologi informasi khususnya dapat memanfaatkan digital library (digilib) secara maksimal. Selain itu mahasiswa juga diajarkan bagaimana mendaftar keanggotan di digilib.

Pada kesempatan tersebut Gretha juga menyampaikan bahwa “Di zaman sekarang mencari informasi bisa dilakukan melalui satu media saja secara online”. Disamping itu Gretha juga menyampaikan rahasia bagaimana tata cara memperoleh literature dari jurnal-jurnal bereputasi nasional maupun internasional yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Beberapa web digilib yang disampaikan adalah: digilib UAD; LIPI, Indonesian Publication Index (IPI) atau Portal Garuda, dan Perpustakaan Nasional RI.

Pada sesi materi berikutnya dilanjutkan oleh Ana yang menyampaikan beberapa informasi diantaranya adalah tentang Jogja Library dan Google Scholar. Secara gamblang Ana juga memberikan resep bagaimana mencari informasi yang kita butuhkan dengan menambahkan kata portal (Pintu Masuk) pada Key Word (Kata Kunci), serta mengenai bagaimana cara menyimpan data yang kita inginkan pada Google Scholar.

Kedahsyatan acara pelatihan  ini ternyata tidak berhenti di sini saja. Para mahasiswa yang mengikuti kegiatan inipun tampak begitu antusias menyimak setiap materi yang disampaikan oleh narasumber. Hal tersebut karena mereka menyadari akan pentingnya kemampuan literasi informasi. Mengingat bahwa kemampuan literasi informasi menjadi syarat utama dalam menyusun tesis. Tampaknya pertimbangan ini juga menjadikan para mahasiswa tak beranjak dari tempat duduknya, mengikuti acara dengan semangat hingga acara selesai.(/Syah Fathi Azzatia)

Keikutsertaan Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan Dalam Seminar Nasional “ETNOMATEMATIKA” Di Universitas Sarjana Wiyata Taman Siswa

Yogyakarta, Sabtu 09 Desember 2018 Mahasiswa Prodi Magister Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti kegiatan seminar nasional yang diadakan oleh Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa (UST). Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan  (FKIP) UST ini bertemakan “Etnomatematika: Prespektif Matematika dari Budaya Indonesia”. Selain mahasiswa, dalam seminar ini juga diikuti oleh beberapa dosen UAD, dan tentunya beberapa peserta dari universitas lain.

Menurut salah satu mahasiswa Mega Ratrisna Dyah Ayu Pamungkas Pelaksanaan seminar ini adalah dengan mengelompokkan masing-masing peserta menjadi beberapa kolompok. Hal ini dilakukan karena peserta yang mengikuti lebih dari 200 peserta. untuk itu semua mahasiswa UAD tidak semua menjadi satu kelompok. “pengelompokkan berdasarkan pemilihan dari panitia” ungkap Mega.

Masih menurut Mega, keikutsertaan Mahasiswa Prodi Magister Pend.Matematika dalam seminar ini adalah untuk mempresentasikan artikel yang telah mereka buat dalam bentuk prosiding. Menurut Mega, ada 10 dari 15 mahasiswa angkatan ke tiga yang mengikuti seminar, dan yang lain dari angkatan lain dan beberapa dosen dari S1. “selain memang tuntutan publikasi, seminar prosiding ini juga merupakan tugas dari salah satu mata kuliah di semester 1 yang wajib dipenuhi” ungkap Mega.

Tambah Mega, selain mahasiswa dapat memenuhi tuntutan tugas salah satu mata kuliah, dengan mengikuti seminar dan mempresentasikan artikel mereka, mahasiswa mendapat pengalaman baru. Salah satunya mahasiswa mendapat pengalaman presentasi di depan audien guna mempertanggungjawabkan thesis yang mereka buat kelak. Monif Maulana (Mahasiswa Prodi Pend. Matematika UAD) mengatakan “Dengan mengikuti seminar dan mendengarkan presentasi dari peserta lain, membuat saya menjadi banyak tahu tentang isu-isu yang sedang booming dalam dunia pendidikan”.

Monif mengungkapkan, pelaksanaan dari seminar tersebut diawali dengan sambutan-sambutan dari tamu undangan, salah satunya adalah Prof. Dr. Marsigit, M.A. yang merupakan dosen Etnomanesia dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Pada seminar tersebut Monif menanyakan hal yang berhubungan dengan etnomanesia yang berhubungan dengan terbatasnya waktu mengajar di sekolah. Cerita lebih lanjut, menurut Monif jawabannya adalah  bahwa bagaimana kita mengembangkan inovasi dalam dunia pendidikan dalam menerapkan dalam pembelajaran, semua dikembalikan kepada masing-masing pendidik. “Dengan tersebut, saya jadi punya pemikiran lain bagaimana menciptakan inovasi lain dalam dunia pendidikan walaupun dengan waktu yang terbatas” tambah Monif.

Karena itu, agar mahasiswa dapat mengembangkan pengetahuannya dalam hal pendidikan, keikutsertaan dalam seminar-seminar serupa sangatlah penting. Selain tugas Mata kuliah terpenuhi, mahasiswa juga mendapat banyak pengalaman baru terkait menjadi pembicara dalam sebuah seminar. (/balu)

Kuliah Perdana Prodi Magister Pendidikan Matematika

Yogyakarta (24/02/2018)- sebanyak 54 mahasiswa Prodi Magister Pendidikan Matematika Program Pascasarjana UAD mengikuti Kuliah Perdana dan Orientasi bagi mahasiswa baru di Kampus 2 UAD, Jalan Pramuka 42, Sidikan, Yogyakarta. Kegiatan ini diselanggarakan oleh Magister Pendidikan Matematika untuk mengawali kuliah di semester genap tahun akademik 2017/2018 dan memperkenalkan kampus bagi mahasiswa baru.

Direktur Program Pascasarjana UAD Prof. Dr. Achmad Mursyidi, M.Sc., Apt memaparkan bahwa dahulu hanya sedikit orang yang berminat belajar matematika dengan alasan sulit, namun sekarang banyak orang yang berminat untuk mempelajarinya terbuki bahwa Prodi Magister Pendidikan Matematika UAD yang masih seumur jagung sudah mbludak mahasiswanya. Prof Mursyidi berharap dengan dominannya mahasiswa putri maka mudah untuk disampaikan ke anak didik dikarenakan mahasiswa putri itu adalah ibu dan calon ibu. Dalam sambutannya juga menyampaikan akan manfaat yang didapat oleh mahasiswa baik manfaat dunia terlebih lagi manfaat akhirat.

Dr. Suparman, M.Si., DEA selaku Kaprodi Magister Pendidikan Matematika UAD memperkenalkan para dosen yang menggampu di Prodi Magister Pendidikan Matematika. Semua dosen bergelar doktor baik dari lulusan luar negeri maupun dalam negeri.  Selanjutnya Dr. Suparman menjelaskan mata kuliah yang akan ditempuh baik bagi mahasiswa lama ataupun bagi mahasiswa yang baru dengan total maksimal 40 SKS. Termasuk di dalamnya ada matakuliah pilihan magang pembelajaran, di mana mahasiswa bener-benar terjun langsung untuk mencoba mengajar mahasiswa di S1 Pendidikan Matematika atau S1 Matematika. Prodi Magister Pendidikan Matematika UAD juga telah merintis kerjasama dengan Universitas luar negeri di antaranya Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UteM),  University of Southern Queensland (USQ) Australia, dan Western Sydney University (WSU) Australia. Aktifitas yang dilakukan antara lain dengan melakukan joint seminar, student mobility, dan joint publication. Oktober 2017 sebanyak 16 mahasiswa Magister Pendidikan Matematika UAD telah joint seminar dan student mobility di Singapura dan Malaysia, untuk semester yang akan datang, rencana akan dilakukan di bulan Agustus 2018 untuk joint seminar dan student mobility di tiga negara.

Dalam kesempatan kali ini dihadirkan narasumber Dr. Supinah dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Matematika. Dr. Supinah menyampaikan empat kecakapan dalam abad 21 “kompetensi spatial reasoning dalam pembelajaran abad 21 meliputi kecakapan berpikir kritis dan pemecahan masalah, yang kedua kecakapan komunikasi, selanjutnya kreatifitas dan inovasi, dan yang terakhir adalah kolaborasi” (staff TUMPM)

Beasiswa Pascasarjana Magister Pendidikan Matematika Terbuka Lebar

YOGYAKARTA – Kaprodi Magister Pendidikan Matematika Dr. Suparman, M.Sc. DEA., Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyebutkan beasiswa pascasarjana S2 Pendidikan Matematika (PMAT) terbuka lebar bagi masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan studi setelah lulus sarjana. Beasiswa ini digunakan sebagai salah satu upaya untuk memudahkan bagi seseorang untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

“Di sini ada beberapa beasiswa untuk lulusan S1 yang ingin langsung lanjut S2, tetapi bisa juga untuk guru-guru dengan ketentuan yang berlaku,” kata Suparman di Ruang Sidang Kampus 2 lantai 3 saat acara orientasi mahasiswa baru 2018, Jalan Pramuka, Sidikan, Umbulharjo, Yogya, Sabtu (24/2). Suparman menyebutkan para penerima beasiswa harus memenuhi beberapa persyaratan. Biaya penuhi S2 PMAT UAD selama 3 semester untuk semester 1 dengan biaya 10,5 juta, semester 2 dengan biaya 7 juta, dan semester 3 dengan biaya 7 juta. Biaya tersebut sudah termasuk tabungan mahasiswa untuk studi banding ke Luar Negeri setiap semesternya.

“Lulusan S1 UAD punya kesempatan besar lanjut S2 dengan beasiswa UAD,” ucapnya. Beasiswa tersebut merupakan potongan biaya kuliah mulai dari 50% sampai dengan 100% tergantung ketentuannya. Untuk alumni UAD cumlaude atau guru di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) mendapatkan potongan 50%. Untuk biaya semester 1 menjadi 8 juta, semester 2 menjadi 4.5 juta, dan semester 3 menjadi 4.5 juta dengan setiap semester sudah mencakup tabungan studi banding sebesar 2juta.

Beasiswa selanjutnya merupakan potongan 25% dari total biaya per semester. Dengan rincian semester 1 menjadi 9,25 juta, semester 2 dengan biaya 5,75 juta, dan semester 3 dengan biaya 5,75 juta. Beasiswa tersebut diperuntukan bagi Alumni UAD tdk cumlaude tapi IPK lebih dari 3,00. Biaya kuliah tersebut juga sudah termasuk biaya studi banding.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) bekerjasama dengan UAD dalam pemberian beasiswa untuk guru-guru sekolah Muhammadiyah yang ingin melanjutkan S2.  Beasiswa yang diberikan PDM merupakan beasiswa S2 gratis 100%. Namun, khusus untuk beasiswa dari PDM harus melalui beberapa seleksi yaitu tes kemampuan akademik dan tes wawancara.

Beasiswa pascasarjana tersebut mulai diberlakukan sejak awal dibukanya prodi Magister Pendidikan Matematika. Dengan diadakannya beasiswa diharapkan lulusan S1 dapat melanjutkan ke jenjang lebih tinggi tanpa terkendala biaya kuliah S2. Beasiswa dapat digunakan sebagai meningkatkan kualitas sebagai seorang pendidik. (/Aulia Fonda )

S2 Pendidikan Matematika Menyelenggarakan Workshop Pembelajaran Matematika Abad Ke-21

Yogyakarta, Selasa 13 Februari 2018. Sebanyak 26 guru matematika sekolah menengah DIY dan 17 mahasiswa S1 pendidikan matematika yang telah yudisium mengikuti workshop. Pembelajaran Matematika Abad-21 dan Sosialisasi Beasiswa Studi Lanjut di kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Magister Pendidikan Matematika dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Kaprodi Magister Pendidikan Matematika, Dr. Suparman,M.Si., DEA memaparkan pentingnya mengintegrasikan pembelajaran abad 21. Salah satunya adalah agar rangking PISA (Programme for International Student Assessment)  Indonesia naik, untuk mewujudkan itu maka harus dimulai dari guru. Magister Pendidikan Matematika UAD memberian kesempatan untuk melajutkan studi. Keuntungan yang didapat jika melajutkan S2 pendidikan matematika di UAD “jika telah menjadi guru maka dimungkinkan akan mempercapat sergur atau naik pangkat, kedua dapat meningkatkan kualitas diri sebagai guru (guru berkualitas dosen), selanjutnya dapat memberikan motivasi bagi siswanya, dan tentunya UAD memberikan pembekalan AIK (Al Islam dan Kemuhammadiyahan)” ungkap Suparman. Magister pendidikan matematika UAD juga memberikan berbagai macam beasiswa bagi guru yang mengajar di AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) maupun bagi fresh graduate yang memiliki IPK bagus. Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 15 Februari 2018.

Sesi selanjutnya Gatot Sugiharto,S.H.,M.H menyampaikan bahwa menjadi guru adalah salah satu profesi yang bermanfaat untuk masyarakat. Berhasil atau tidak berdasarkan persepsinya, nilai individu, dan sifat serta sikapnya. Workshop diakhiri dengan sesi pemaparan bagaimana cara dan contoh mengintegrasikan kecakapan abad 21 dalam pembelajaran matematika oleh Anggit Prabowo, M.Pd,

 

 

Magister Pendidikan Matematika (MPMAT) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Peduli Alam

Sebanyak 25 orang mahasiswa perwakilan Program Studi (prodi) MPMAT UAD menyelenggarakan kegiatan peduli kelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut berupa program penanaman 1000 pohon Kiara Payung dengan tema “Pohon Makin Sedikit, Bernafas Makin Sulit”.

Tujuan kegiatan tersebut utamanya adalah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta memupuk kesadaran mahasiswa agar selalu peduli terhadap lingkungan sekitar. Global warming yang terus meningkat khususnya di daerah perkotaan Yogyakarta menjadi latar belakang utama kegiatan ini dilaksanakan. Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY mencatat suhu rata-rata sejak 2017-2018 mencapai 33,4 derajat celsius. Suhu tersebut merupakan suhu tertinggi dari 10 tahun terakhir.

Di samping itu, asap kendaraan bermotor juga menyebabkan polusi udara yang mengancam kesehatan. Hal ini menjadi alasan mengapa pohon sebagai penyedia udara segar sangat dibutuhkan untuk mengatasi polusi udara yang mencemari lingkungan dan juga sebagai penyebab utama pemanasan global. Namun ketersedian lahan bebas semakin sedikit sehingga program penghijauan selalu terkendala.

Penanaman pohon dilaksanakan di Kelurahan Wirokerten, Bantul, pada hari Selasa 6-8 Februari 2018. Kegiatan dilakukan secara 2 tahap. Tahap pertama yaitu pembukaan dan pengarahan yang dilaksanakan pada hari pertama, kemudian penanaman pohon yang dilaksanakan 2 hari esoknya. “Alam yang semakin rusak perlu penanganan yang serius, sehingga kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dan prodi MPMAT UAD terhadap alam“ ucap Dr. Andriyani, M.Sc., dalam sambutannya selaku pendamping program ini. Ia menambahkan bahwa daerah yang masih tersedia lahan bebas seperti ini, harus dimanfaatkan untuk pelestarian lingkungan dengan cara ditanami pohon-pohon yang nantinya akan menjadi paru-paru kota.

Kegiatan ini diterima baik oleh aparat daerah serta warga setempat. Sebanyak 6 orang warga setempat, serta Kepala Dukuh dan Ketua RT. 001 hadir untuk mendukung kegiatan ini. Kepala Dukuh Kelurahan Wirokerten Bantul, Triyono, menyebutkan bahwa warga selalu mendukung terhadap kegiatan-kegiatan positif terutama kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kelestarian alam. “Memang saat ini kelestarian alam sudah mulai diabaikan oleh masyarakat, sehingga kalau bukan kita yang menyadari dan melaksanakannya, siapa lagi?” ujarnya. (/Maulidiah)

Wujud Pengabdian Kepada Masyarakat Magister Pendidikan Matematika UAD

YOGYA, KRJOGJA – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberikan pelatihan IPTEK bagi Masyarakat (IbM) yang berupa Marketing Online & Packaging Design Product Handicraft terhadap masyarakat Kelompok Wanita Dukuh Botokenceng, Bantul, Yogyakarta, Selasa (27/01/08). Yang diketuai Dr. Andriyani, M.Si dengan anggota Tio Akma, Fahri dan Rima Afifah. Kegiatan IbM ini merupakan salah satu bentuk pengabdian pada masyarakat Universitas Ahmad Dahlan.

Andriyani menuturkan bahwa tujuan dari kegiatan IbM ini dapat memberikan pemahaman dan meningkatkan keterampilan kepada masyarakat tentang bagaimana membuat kemasan atau packaging dari sebuah produk agar memiliki nilai tambah saat dipasarkan. Alasan yang melatarbelakangi kegiatan ini dikarenakan pemasaran produk oleh kelompok wanita dukuh botokenceng masih bersifat lokal saja. Rangkaian kegiatan Iptek bagi Masyarakat (IbM) ini meliputi

kegiatan sosialisasi, pelatihan, pemantauan & evaluasi langsung oleh TIM pengabdian kepada masarakat.
Kemasan atau packaging merupakan merupakan salah satu ujung tombak penjualan suatu produk. Seiring perkembangan zaman, packaging dituntut untuk mampu menumbuhkan ketertarikan konsumen untuk membeli. Dalam perancangan packaging tidak hanya sekedar asal merancang saja, tetapi dituntut adanya ide-ide yang mampu menuangkan keunggulan sebuah merk atau produk sehingga tampilan desain mampu ”menjual” dan penting juga tampilan packaging haruslah menarik dan enak dipandang untuk menarik hati konsumen.

Saat pelatihan berlangsung, dewi selaku ketua perkumpulan masyarakat kelompok wanita Dukuh Botokenceng mengungkapkan bahwa pelatihan yang diberikan memberikan dampak positif untuk kelompok wanita Dukuh Botokenceng. Rangkaian kegiatan pelatihan meliputi tata cara mendesign sebuah produk menjadi lebih menarik. Langkah selanjutnya bagaimana cara memasarkan produk tersebut lewat media online (instagram).

Alasan pemilihan instagram sebagai sarana penjualan dikarenakan Instagram merupakan sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk berbagi foto yang memungkinkan pengguna mengambil foto, dan membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial tersebut. Apalagi dengan kondisi globalisasi zaman sekarang hampir disetiap kalangan usia sudah menggunakan instagram. Dengan beberapa kelebihan fitur tersebut diharapkan kelompok wanita Dukuh Botokenceng dapat dengan mudah memasarkan produknya, tutur Tio Akma.

Kegiatan pemantauan dan evaluasi dilaksanakan beberpa minggu setelah kegiatan pelatihan untuk melihat bagaimana efektifitas dari pelatihan tersebut. Hasilnya, dewi mengatakan kalau produknya mengalami peningkatan dari segi jumlah pesanan. Ia mengharapkan kegiatan-kegiatan serupa seperti ini harus tetap dilaksanakan dikemudian harinya. (/Heriyadi)

Seminar Proposal a.n. Sigit Kurniawan(1607050016)

Seminar Proposal a.n. Sigit Kurniawan (1607050016)

Jadwal Seminar Proposal Tesis :

Diberitahukan kepada seluruh Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika PPs UAD untuk menghadiri seminar proposal tesis pada :

Hari : Jum’at,  19 Januari 2018 Jam 14.00 – 15.00
Tempat : Ruang Kelas MPMAT Kampus II Unit 2B UAD Jln Pramuka 42 Sidikan, Yogyakarta 55161
Nama : Sigit Kurniawan / 1607050016
Judul Tesis :
Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Model Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW

Pembimbing : Dr. Rully Charitas Indra Prahmana, M.Pd
Pembahas : Dr. Andriyani, M.Sc

Atas kehadirannya diucapkan terima kasih