Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika UAD Simulasikan Robot Cerdas Magenta Berbasis AI dan Deep Learning

Potret kegiatan simulasi robot magenta
Yogyakarta, 20 Agustus 2026 – Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti kegiatan visit laboratorium dan simulasi Robot Cerdas Magenta dalam rangka pembelajaran mata kuliah Rekayasa. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengenalan teknologi asistif yang dikembangkan melalui penelitian dosen sekaligus Ketua Program Studi Magister Pendidikan Matematika UAD.
Robot Cerdas Magenta merupakan bagian dari Penelitian bertajuk “Pengembangan Robot Cerdas Magenta: Berbasis AI dan Deep Learning Berorientasi Penalaran Matematika dalam Pendidikan Inklusif Berkelanjutan.” Melalui kegiatan visit laboratorium, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung proses pengembangan media. Mahasiswa juga berkesempatan melakukan simulasi teknologi berbasis kecerdasan buatan yang diarahkan untuk mendukung pembelajaran matematika.
Kegiatan tidak hanya berfokus pada pengenalan teknologi. Tetapi juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam memahami teknologi.

Potret media robot magenta
Melalui simulasi Robot Cerdas Magenta, mahasiswa didorong untuk memahami potensi teknologi asistif dalam mengakomodasi keberagaman kebutuhan peserta didik.
Pengalaman tersebut selanjutnya menjadi inspirasi bagi mahasiswa dalam mengembangkan proyek pada mata kuliah Rekayasa. Pada akhir perkuliahan, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan produk teknologi pendidikan matematika. Media yang dihasilkan tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki fungsi asistif dan dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika.
Dr. Andriyani M.Si selaku dosen pengampu sekaligus ketua program studi magister pendidikan matematika berharap mata kuliah Rekayasa pembelajaran matematika tidak hanya memberikan pemahaman konseptual. Tetapi juga menghubungkan pembelajaran dengan hasil penelitian dan inovasi teknologi nyata. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi calon pendidik. Dan Juga inovator yang dapat mengembangkan teknologi asistif untuk mendukung pembelajaran matematika yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.


