Orientasi Program Studi dan Kuliah Perdana MPMat

Yogyakarta – Bertempat di Meeting Room Kampus 2 unit B UAD, Sabtu 1 September 2018, Program studi Magister Pendidikan Matematika (MPMat) UAD menyelenggarakan Orientasi Program Studi dan Kuliah Perdana Tahun Ajaran 2018/2019 bagi mahasiswa MPMat. Kegiatan ini mengusung tema yang sedang menjadi isu terkini yaitu “Pembelajaran Matematika di Era Revolusi Industri 4.0”. Hadir sebagai pembicara pada acara tersebut Dr. Julan Hernadi, dosen dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo yang juga merupakan dosen program studi MPMat UAD.

Dalam kegiatan orientasi program studi, ketua program studi MPMat UAD, Dr. Suparman, M.Si., DEA. menyampaikan informasi keprodian kepada mahasiswa baru. Beliau menekankan bahwa saat ini program studi MPMat UAD telah terakreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Acara diakhiri dengan perkenalan dari seluruh mahasiswa MPMat untuk menjalin keakraban antar mahasiswa dan dengan program studi.

Magister Pendidikan Matematika UAD Selenggarakan Pelatihan HOTS

Yogyakarta – Bertempat di ruang sidang kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan, 20 Agustus 2018, Magister Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan  Workshop Pengembangan Soal Matematika Berorientasi Higher Order Thinking Skill (HOTS)  dan Sosialisasi Program Studi Magister Pendidikan Matematika UAD. Peserta workshop ini adalah guru-guru matematika pada lingkungan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, mahasiswa dan dosen Magister Pendidikan Matematika, serta dosen strata satu Pendidikan Matematika UAD. Sebagai Pembicara utama adalah Dr Supinah, dari P4TK Matematika Yogyakarta.

Dr Supinah mengungkapkan Proses pembelajaran pada setiap satuan pendidikan dasar dan menengah harus interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. saat ini Ujian Nasional sudah menerapkan soal-soal C 4 atau analisis yang bagian dari pembelajaran berkonten nalar tinggi (HOTS). ”Satu sisi adalah upaya pemerintah untuk memperbaiki tingkat pemahaman siswa agar menjadi lebih baik. Tapi sayangnya pembelajaran HOTS belum dilakukan oleh mayoritas guru Indonesia didalam kelas, dan baru di sekolah sekolah yang favorit,” ungkapnya.

Dia menuturkan mayoritas siswa kelas IX yang mengikuti ujian nasional itu masih menggunakan kurikulum 2006 yang menggunakan pendekatan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Sedangkan pendekatan HOTS diterapkan untuk kurikulum 2013.

”Sebagian besar kelas IX SMP mayoritas belum gunakan kurikulum 2013. Masih pakai KTSP masih mengunakan pendekatan LOTS, low order thinking skill,”

Dr Supinah menuturkan perlu ada pelatihan berkelanjutan seperti ini kepada para guru terkait dengan materi HOTS, dan sangat mengapresiasi kepada Universitas Ahmad Dahlan yang menginisisasi pelatihan ini.

 

Mahasiswa MPMat Presentasikan Paper di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM)

KUALA LUMPUR  — Sebanyak 17 mahasiswa Prodi Magister Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta pada 14 Agustus 2018 mempresentasikan paper di 4th International Conference on the Application of Science and Mathematics (Sciemathic) yang dilaksanakan di Faculty of Applied Science and Technology (FAST) Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) Jl Kluang 86400 Parit Raja, Batu Pahat, Johor Malaysia.

Seminar internasional yang membahas diversity towards sustainability ini, dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 13-14 Agustus 2018 diikuti 17 mahasiswa dan didampingi Kaprodi Magister Pendidikan Matematika, Dr. Suparman, M.Si, DEA, dosen pendamping Dr. Andriyani M.Si, dan dosen dari Strata Satu Pendidikan Matematika UAD: Syariful Fahmi, M.Pd dan Farid Setyawan, M.Pd.

Seperti dijelaskan Dr Suparman, M.Si, DEA, seminar ini merupakan kerjasama UTHM dengan UAD Yogyakarta serta Institut Teknologi Surabaya (ITS). “Adapun peserta seminar internasional ini adalah dari berbagai negara dengan 152 pemakalah,” kata Dr. Suparman, M.Si, DEA, Selasa (14/8/2018).

Kaprodi Magister Pendidikan Matematika UAD Yogyakarta itu juga mengemukakan, selain mengikuti seminar internasional, mahasiswa itu juga melakukan students mobility yang dimulai dari Singapore, Kampus UTHM Johor, Melaka serta berujung di Kuala Lumpur pada tanggal 11-16 Agustus 2018.

Pada kesempatan itu, Dr. Suparman, juga memaparkan bahwa artikel mahasiswa dan dosen yang dipresentasikan akan diterbitkan dalam jurnal internasional bereputasi terindek Scopus.

Kegiatan ini juga melatih kemampuan mahasiswa Magister Pendidikan Matematika UAD Yogyakarta dalam mempraktikkan kemampuan bahasa Inggrisnya. “Juga melatih kepercayaan diri mahasiswa dan menambah wawasan akan globalisasi,” tandas Suparman, yang menambahkan seminar internasional ini juga sebagai bagian dari implementasi MoU antara UAD dengan UTHM.

Dijelaskan Dr Suparman, kegiatan ini juga membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tesisnya. “Dan mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini adalah mahasiswa semester dua dan semester tiga,” papar Suparman lagi.

Sementara itu, salah satu mahasiswa semester 2, Aulia Fonda, mengatakan, dirinya sangat bersyukur bisa mengikuti seminar internasional ini. “Selain menambah wawasan, juga bisa memperdalam pengetahuan akan pendidikan matematika dari sudut pandang lebih luas di era revolusi industri 4.0,” kata Fonda, yang menambahkan hal ini adalah pengalaman pertama baginya dalam melaksanakan presentasi paper di luar negeri.

Pada kesempatan itu, Aulia Fonda berterima kasih kepada program studi Magister Pendidikan Matematika UAD Yogyakarta, yang setiap semester selalu menyelenggarakan student mobility ke luar negeri. (Affan)

Innovative mathematics learning in the age of industry revolution 4.0 by Allan Leslie White

YOGYAKARTA — Program Studi (Prodi) S2 Magister Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta adakan guest lecture di ruang sidang lantai 3 Kampus 2 Jl Pramuka 42 Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta, Rabu (8/8/2018). Sebagai narasumber Assoc Prof. Allan Leslie White, PhD dari Western Sydney University, Australia, yang sampaikan innovative Mathematics learning in the age of industry revolution 4.0.

Menurut Allan, pengajaran telah menghasilkan berbagai strategi yang baik dan buruk. Strategi yang baik membantu siswa memahami dan membangun makna.

Mengapa sangat penting artinya? “Arti menentukan kemungkinan bahwa informasi akan dipelajari dan disimpan dalam memori jangka panjang, tujuan dari semua pembelajaran dan pembelajaran matematika,” papar Allan Leslie White.

Bagi Allan, memahami arti atau makna adalah pertimbangan yang penting dari otak dalam memindahkan informasi ke memori kerja dan jangka panjang.

“Siswa dapat mengikuti instruksi guru untuk menghafal atau melakukan urutan tugas berulang kali, dan bahkan mendapatkan jawaban yang benar,” kata Allan, yang membandingkan dua jenis latihan sebagai hafalan dan latihan elaboratif mengenai efeknya pada otak.

Pada kesempatan itu, Allan Leslie White sampaikan skala pengajaran untuk pemahaman menunjukkan dengan skor 1 sampai 9, untuk sebagian besar strategi pengajaran, pengajaran untuk pemahaman melibatkan kombinasi strategi instrumental, relasional dan memori serta latihan elaboratif, yang semuanya penting dalam proses membangun konsep yang lebih canggih.

Di depan peserta yang hadir, Allan Leslie White berusaha membangun pemahaman melalui peningkatan kompleksitas dan koneksi dengan pengetahuan sebelumnya.

Menurut Allan, kurikulum matematika sekolah mencakup banyak fakta, ketrampilan, prosedur, dan konsep. “Guru matematika diharapkan untuk mengajar sesuai kurikulum matematika sambil menanamkan sikap positif terhadap matematika dengan melibatkan dan memotivasi siswa mereka untuk bekerja secara matematis,” kata Allan.

Allan juga membahas perkembangan dalam penelitian otak dan perilaku mengajar yang kondusif untuk menghasilkan siswa dengan ketrampilan urutan tinggi dan berpikir kreatif dan kemampuan untuk memecahkan masalah yang kompleks.

Di sisi lain, seperti disampaikan Ketua Prodi MPMAT UAD Yogyakarta, Dr Suparman, MSi, DEA, revolusi industri ke empat menjadikan Indonesia untuk lebih maju dalam pengajaran dan pembelajaran matematika sekolah.

Menurut Suparman, kurikulum matematika sekolah mencakup banyak fakta, ketrampilan, prosedur, dan konsep. “Guru matematika diharapkan untuk mengajar sambil menanamkan sikap positif terhadap matematika dan memotivasi siswa untuk belajar secara matematis,” kata Suparman.

Dikatakan Suparman, saat ini guru hadapi beberapa kendala. “Untuk itu, guru didorong dapat memanfaatkan teknologi informasi dan harus familiar,” kata Suparman, yang menambahkan mahasiswa MPMAT UAD harus memiliki daya saing yang kompetitif atau unggul dalam berbagai aspek. “Lulusan MPMAT UAD harus harus beda dan harus unggul,” kata Suparman.

Prodi Magister Pendidikan Matematika UAD Yogyakarta yang kreatif dan inovatif, berdiri pada 9 September 2016 sesuai SK Menristekdikti No. 314/KPT/IX/2016. Dan, saat ini terakreditasi B sesuai SK BAN PT No. 1922/SK/BAN PT/Akred/M/VII/2018 tertanggal 24 Juli 2018. (Affan)

Sumber : http://indofakta.com/news_14190.html

Workshop Mahasiswa

  1. Program studi Magister Pendidikan Matematika PPs UAD selenggarakan workshop “Strategi Wawancara Kerja” bagi mahasiswa pada hari Kamis 26 Juli 2018 di Kampus 2 UAD.

Asesmen Lapangan oleh Tim Asesor BAN PT

Tim Asesor BAN PT yang terdiri dari Prof. Dr. Roberd Saragih, M.T. (ITB) dan Siti Fatimah, M.Si., Ph.D (UPI) melakukan asesmen lapangan di Program Studi Magister Pendidikan Matematika UAD tanggal 15-17 Juli 2018 di Kampus 2 UAD Jalan Pramuka Yogyakarta.

 

Bakti Sosial Prodi Magister Pendidikan Matematika

Sebagai salah satu wujud tri dharma perguruan tinggi, program studi Magister Pendidikan Matematika mengadakan kegiatan “Berbagi dan Buka Bersama Anak Yatim Piatu Dhuafa” pada Selasa, 29 Mei 2018 di Panti Asuhan Nurul Sulthon, Jetis, Bantul. Kegiatan ini dilaksanakan program studi dengan melibatkan peran aktif mahasiswa.

Alhamdulillah acara ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Berbagi donasi dan sembako untuk panti asuhan yang anaknya berjumlah 30 anak.

PENGUMUMAN REKTOR TENTANG PERKULIAHAN DI UAD SELAMA BULAN RAMADHAN 1439 H

PENGUMUMAN REKTOR UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN Nomor R/ 9 / D.5/V/2018

TENTANG KEGIATAN PERKANTORAN DAN PERKULIAHAN SELAMA BULAN RAMADHAN DAN LIBUR IDUL FITRI 1439 H

Disampaikan bahwa berdasarkan maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 01/MLM/1.0/E/2018 tentang penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1439 H, di tetapkan 1 Ramadhan 1439 H jatuh pada kamis pahing, 17 Mei 2018 M dan Hari Raya Idul fitri 1 Syawal 1439 H jatuh pada Jum’at Legi, 15 Juni 2018 M.

Pimpinan Universitas Ahmad Dahlan menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Kegiatan Adminitrasi dan akademik pada kamis, 1 Ramadhan 1439 H/ 17 Mei 2018 M,diliburkan.
  2. kegiatan kuliah selama bulan Ramadhan tetap berjalan seperti biasa, tetapi jam kuliah diperpendek/dikurangi waktunya 5 menit per jam tatp muka, sehingga terjadi perubahan sesi kuliah seperti berikut :

Sesi

Senin s.d. Sabtu WIB

1

07.00 s.d. 07.45

2

07.45 s.d. 08.30

3

08.35 s.d. 09.20

4

09.20 s.d. 10.05

5

10.10 s.d. 10.55

6

10.55 s.d 11.40

7

12.30 s.d. 13.15

8

13.15 s.d. 14.00

9

14.05 s.d. 14.50

10

14.50 s.d. 15.35

11

15.45 s.d. 16.30

12

16.30 s.d. 17.15

3. Jam kantor formal selama Ramadhan 1439 H :

                  Senin s.d. Kamis dan Sabtu    : pukul 07.30 s.d. 13.00 wib.

                 Jum’at                                          : pukul 07:30 s.d. 11.00 wib.

4. Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H, kegiatan perkantoran diliburkan terhitung mulai tanggal 11 s.d. 20 Juni 2018.

Kegiatan Perkantoran Masuk lagi kamis, 21 Juni 2018 dan Syawwalan keluarga besar UAD di selenggarakan Sabtu, 23 Juni 2018 di Kampus 1.(admin)

Dwi Pamungkas Prodi Magister Pendidikan Matematika terpilih sebagai ketua umum ASMAPADA periode 2018-2019

YOGYA- Asosiasi Mahasiswa Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan (ASMAPADA) menyelenggarakan kegiatan pergantian pengurus dan Laporan Pertanggungjawaban ASMAPADA yang di ikuti oleh perwakilan mahasiswa dari seluruh prodi pascasarjana di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kegiatan ini di laksanakan di Meeting Room UAD Unit 2B yang terletak di Jalan Pramuka, Sidikan, Umbulharjo Yogyakarta, Kamis (03/05). Kegiatan ini dibuka oleh perwakilan dari direktur pascasarjana yang pada kesempatan ini diwakilkan oleh Dr. Jumintono, M.Pd.,  selain itu dihadiri juga oleh ketua Bimawa yang juga diwakilkan oleh Danang Sukandar, S.Pd, dan Dr. Moch. Toifur, M,Si. selaku Kaprodi Magister Pendidikan Fisika UAD.

Ketua umum ASMAPADA, Rahmad Bala (Manajemen Pendidikan) mengatakan “Musyawarah besar ini akan melahirkan formateur dan mide formateur  yang tidak lain adalah mitra penyusun  kepengurusan organisasi persatuan periode”ujarnya (03/05). Rahmad Bala juga menjelaskan bahwa organisasi yang didirikan pada tanggal 15 Mei 2015 ini hampir hilang karena kepengurusan sebelumnya tidak melakukan pergantian pengurus dan banyak kegiatan yang gagal dilaksanakan. Maka dari itu Rahmad Bala mengharapkan kepada calon ketua umum dan formateur yang baru agar lebih baik lagi kedepannya.

Kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) yang dilaksanakan meliputi Sidang Pleno I yaitu penyampaian LPJ pengurus ASMADA 2016-2017, pandangan umum peserta, evaluasi dan proyeksi, tanggapan pengurus atas pandangan Umum peserta, dan pengesahan LPJ. Kegiatan selanjutnya Sidang Pleno II yaitu pembahasan poin yang dirasa perlu serta pengesahan Tata Tertib Pemilihan Ketua Umum/Formateur dan Mide Formateur ASMAPADA periode 2018-2019, pencalonan dan pemilihan ketua Umum/Formateur ASMAPADA 2018-2019, pemilihan Mide Formateur ASMAPADA periode 2018-2019 kemudian penutup.

Dalam proses pemilihan ketua Umum dan Mide Formateur ASMAPADA 2018-2019 ini, setiap prodi diminta untuk dapat mengajukan satu orang perwakilan prodi untuk dicalonkan menjadi ketua umum. Sebelum para calon menyebutkan visi dan misi para calon diberi kesempatan menyampaikan kesediaannya. Dalam hal ini ada tiga kandidat yang bersedia menjadi calon ketua umum nantinya, diantaranya Saidah (Manajemen Pendidikan), Dwi Pamungkas (Pendidikan Matematika), dan Ahmad Riyadi (Psikologi).

Setiap satu prodi hanya diberi dua suara untuk memilih, termasuk pengurus ASMADA periode 2016-2017 dan kebetulan ada satu prodi yang hanya satu orang yang hadir. jadi suara yang memilih ketua umum periode 2018-2019 berjumlah 17 suara.  Dalam pemilihan ini, Dwi Pamungkas dari prodi Magister Pendidikan Matematika terpilih sebagai ketua umum ASMAPADA periode 2018-2019. (Ruray)